Di Kalbar, Penyalahgunaan Narkotika Terus Bertambah

Pontianak, Aruemonitor – Sejumlah mahasiswa STKIP PGRI Pontianak semester IV dan V program studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), berkunjung ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Pontianak. Kunjungan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) itu bermaksud untuk mencari pengetahuan penyalahgunaan narkotika.

Tim BNN Pontianak memberikan penyuluhan Narkota kepada mahasiswa STKIP PGRI Pontianak

Tim BNN Pontianak memberikan penyuluhan Narkota kepada mahasiswa STKIP PGRI Pontianak

“Mereka inilah yang nantinya akan menjadi mentor dan mengawasi masuknya peredaran narkoba khususnya di sekolah,” tutur Ibrahim Chandra, salah seorang anggota Tim Penyuluh BNN Pontianak, Senin (27/5) di sela kegiatan tersebut.

Sebagai calon pendidik, lanjut Chandra, mereka akan berhadapan langsung dengan para generasi muda atau pelajar. Saat ini Pontianak merupakan kota utama peredaran Narboka di Kalimantan Barat, Singkawang merupakan kota berikutnya. Sedangkan Kalimantan Barat ada di peringkat pertama secara nasional.

Akhir-akhir ini, kasus penyalahgunaan narkoba semakin banyak ditemukan. “Tak satupun dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar bersih dari penyalahgunaan barang haram tersebut. Meskipun diakuinya BNN belum punya data valid terkait hal itu,”tambah dia. [Anton Sutatian]

Tulis komentar anda