Dewan Adat Dayak Sanggau Larang Judi di Gawai Dayak 2013

Ketua Panitia gawai A.L.Leysandri,SH, kiri, memimpin rapat panitia. Foto Humas Pemkab Sanggau

Ketua Panitia gawai A.L.Leysandri,SH, kiri, memimpin rapat panitia. Foto Humas Pemkab Sanggau

Sanggau,Aruemonitor- Segala permainan yang mengandung unsur judi dan perilaku negative akan dilarang selama penyelenggaraan Gawai Dayak Sanggau ke IX 2013 yang bakal berlangsung 7-9 Juli mendatang. Hajatan tahunan ini akan digelar di Rumah Betang Dori’Mpular.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau Drs.F.Andeng Suseno,M.Si, menegaskan hal itu Jum’at (28/6/2013) pekan lalu dalam sebuah jumpa pers yang diselenggarakan panitia.

Menurut dia Gawai Dayak merupakan sebuah merupakan pelestarian adat budaya yang kita miliki secara turun temurun dari warisan nenek moyang hingga sampai saat ini tetap jelas keberadaanya. Setiap tahun gawai juga penuh kebersamaan bahkan selalu ada melibatkan etnis lain dalam mengisi acara untuk kebersamaan dan partisipasi dan setiap tahunnya kegiatan gawai selalu sukses diselenggarakan.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi Aruemonitor, Ketua panitia gawai A.L.Leysandri,SH. Ketika mengatakan bahwa Gawai Dayak merupakan tradisi ungkapan syukur atas hasil pertanian yang dirayakan setelah panen. Tradisi tahunan ini hidup, tumbuh, dan berkembang di dalam masyarakat Dayak.

“Selain itu, Gawai Dayak juga berfungsi sebagai wadah komunikasi dan konsolidasi bagi Masyarakat Adat Dayak dalam membangun kerjasama dan solidaritas diantara sesama mereka,” tambah dia. (*)

Tulis komentar anda